
Air adalah sumber kehidupan utama bagi seluruh makhluk hidup di dunia, tak hanya untuk manusia, hewan, tumbuhan, bahkan mikroba pun membutuhkan air untuk keberlangsungan kehidupannya. Tanpa adanya air takkan ada lagi yang namanya kehidupan, takkan ada kesejahteraan, dan tak akan ada kemakmuran. Air adalah kesempatan bagi seluruh makhluk hidup untuk dapat meneruskan hidupnya, menjalankan hari-harinya, dan meneruskan cita-citanya. Air adalah berkah terindah, yang terkadang jarang sekali untuk diingat, jarang untuk disyukuri, dan terasa lumrah saja untuk dinikmati.
Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. (sumber: Wikipedia)
Seperti yang telah kita ketahui, global warming telah melanda bumi kita sehingga jumlah air semakin menipis, lalu bagaimana dengan kelanjutan kehidupan di dunia ini jika tanpa air? Hal itu lah yang harus menjadi perhatian kita sepenuhnya. Tak cukup hanya perhatian tetapi juga membutuhkan pelaksanaan yang pasti. Serta tak cukup hanya dari diri sendiri, tetapi juga menuntut kepedulian dari orang di seluruh dunia.
“Save Water Now”
Sabtu, 1 Januari 2010
I’m falling in love. Yes, I’m falling in love with this variety show. We got married, the funny variety show. Yuph, para penggemar korea, yag juga penggemar C.N. Blue, SNSD, Brown Eye Girl, 2AM, 2PM, dan F(x), tentunya sudah mengetahui acara yang satu ini, dan selalu menanti di setiap minggunya untuk mendapatkan kelanjutan episode terbarunya. Serial MBC We Got Married ini memang cukup disukai dan digemari oleh banyak orang, tidak hanya masyarakat koreanya saja, tetapi juga disukai juga oleh seluruh penggemar korea di seluruh dunia.
“Kenapa harus defrag?”
Siapa yang tak kenal dengan istilah fotografi, khususnya untuk kaum muda. Karena pada dasarnya hampir semua orang di belahan dunia manapun menyukai memoto dan di foto, maka tak heran jika istilah fotografi sudah terlihat begitu familiar. Fotografi (dari
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure). Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO. Untuk melakukan kegitan memotret tersebut pastilah dibutuhkan kamera sebagai media untuk mengabadikan momen-momen yang tidak ingin dilewatkan begitu saja. 













