RSS

Category Archives: Kuliah

Soal-Soal Jaringan Komputer

  1. (HSDPA) adalah singkatan dari …
    a. High-Speed Downlink Packet Access
    b.High-Speed Detect Packet Access
    c. High-Speed Download Packet Access
    d. Hyper-Speed Downlink Packet Access
    e. Hyper-Speed Download Packet Access
  2. Konfigurasi sambungan ke internet secara garis besar adalah …
    a. Internet – modem – komputer
    b. Modem – komputer – internet
    c. Router – modem – internet
    d. Komputer – modem – router
    e. Komputer – modem – internet
  3. Berikut ini adalah game yang dimainkan dengan memanfaatkan teknologi jaringan, kecuali …
    a. Sims City
    b.Pet society
    c. Point blank
    d. Ragnarok
    e. Farm Ville
  4. Semua file disimpan atau di copy ke dua, tiga, atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan, sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan merupakan salah satu manfaat jaringan komputer yang disebut dngan …
    a. Resources sharing
    b. Menghemat kabel
    c. Realibilitas tinggi
    d. Save sharing
    e. Menghemat uang
  5. Pemakaian secara bersama-sama program aplikasi dan dat yang yang tersimpan pada server disebut …
    a. Koneksi
    b. Networking
    c. Resources sharing
    d. Network acess
    e. Information sharing Read the rest of this entry »
 
2 Comments

Posted by on December 6, 2010 in Kuliah

 

Handout materi UAS

Materi UAS :

- jaringan komputer

- MS. PowerPoint

- Macromedia Flash 8

handout

 
Leave a comment

Posted by on December 5, 2010 in Kuliah

 

Tags: , ,

3D Modeling untuk Metode Pembelajaran PAKEM

3D Modeling untuk Metode Pembelajaran PAKEM

Rindi Antika O (0703716), Lies Puji Lestari (0704248), Annisa Nurul Fitri (0704325), Ucy Herawati (0706643), Wulan Sukmawati (0705369), Wiwin Eviany (0706021), Novita Wandasari (0700097), Dini Adistiani (0706504), Gina Rahayu (0700091), Nur Azizah (0706480), Dian Fitriani (0706534)

Abstrak

Video Ilustrasi permukaan, kedudukan, dan pergerakan bulan dalam tata surya ini adalah sebuah media pembelajaran bagi siswa SMP. Dengan menggunakan konsep 3D Modeling, video ini membuat sebuah materi pembelajaran yang bersifat abstrak menjadi lebih nyata sehingga dapat memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan.Video ini merupakan media yang membantu untuk mengembangkan metode pembelajaran yang sudah ada yaitu metode pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), di mana pada video ini mendemonstrasikan materi yang berkenaan dengan bulan dengan lebih kreatif, efektif , dan menyenangkan dibandingkan hanya sekedar mendengarkan penjelasan atau membaca dari buku. Materi yang akan disajikan adalah permukaan bulan, pergerakan bulan yang terdiri dari gerhana bulan, gerhana matahari, dan fase bulan. Inti dari demonstrasi ini adalah mengajak siswa agar dapat berpikir aktif sehingga dapat tercipta kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif. Yang mengajak imajinasi siswa untuk menjelajah lebih jauh dalam menelusuri bulan.

Kata Kunci : 3D Modeling, Media Pembelajaran, Bulan

  1. Pendahuluan

Dalam menciptakan sebuah pembelajaran yang efektif dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang efektif pula. Dewasa ini, salah satu masalah pendidikan di Indonesia adalah kurangnya penerapan metode pembelajaran yang efektif yang dapat membawa siswa mengimajinasikan suatu materi yang abstrak menjadi lebih nyata yang dapat membuat siswa lebih mengerti tentang materi yang mereka pelajari. Dari beberapa metode pembelajaran yang ada, satu metode yang paling menarik untuk diterapkan yaitu PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).

Berbicara metode pembelajaran, takkan lepas dari media pembelajaran yang akan digunakan dalam metode yang digunakan. Banyak media pembelajaran yang digunakan, baik itu bersifat konvensional (tradisional) maupun yang berkembang mengikuti pesatnya perkembang-an teknologi. Melihat fenomena tersebut, tak ada salahnya untuk memanfaatkan teknologi saat ini yang semakin canggih dalam menerapkan sebuah metode yang mengajak siswa untuk berimajinasi dan mendeskripsikan hal yang abstrak menjadi sesuatu yang mudah dibayangkan dan dimengerti.

Dari uraian tadi timbul sebuah ide untuk mengilustrasikan sebuah materi. Salah satu materi abstrak yang dibutuhkan untuk dikembangkan dalam format multimedia adalah pergerakan bulan dan permukaannya.

  1. Landasan Teori

  2. Kurikulum Sekolah

Kurikulum mengenai bulan ada di materi kelas IX dengan detail silabus sebagai berikut:

  • Standar Kompetensi :

    Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

  • Kompetensi dasar:

    Mendeskripsikan gerak edar bumi, bulan, dan satelit buatan serta pengaruh interaksinya.

  • Materi pokok/pembelajaran:

    Mendiskripsikan terjadinya gerhana bulan, gerhana matahari, fase bulan dan menghubungkannya dengan peristiwa pasang surut air laut.[1]

  1. Metode pembelajaran PAKEM

Pembelajaran menggunakan alat peraga berarti mengoptimalkan fungsi  seluruh panca indra siswa untuk meningkatkan efektivitas siswa belajar dengan cara mendengar, melihat, meraba, dan menggunakan pikirannya secara logis dan realistis.

Pelajaran tidak sekedar menerawang pada wilayah abstrak, melainkan sebagai proses empirik yang konkrit yang realistik serta menjadi bagian dari hidup yang tidak mudah dilupakan.[2]

Hal di atas sesuai atau terkait dengan metode pembelajaran PAKEM yang saat ini masih dikembangkan.
Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on September 24, 2010 in Kuliah

 

Tags: , , , , , ,

Internet dan Masyarakat

INTERNET DAN MASYARAKAT

Sesuai dengan tuntutan zaman yang semakin maju dan semakin moderen, maka komunikasi yang efektif dan efisien pun semakin dibutuhkan sehingga banyak orang yang berpikir untuk menciptakan alat yang dapat membantu manusia dalam mengatasi masalahnya terhadap komunikasi, sehingga terciptalah internet.

Internet atau yang biasa dikenal dengan ‘net’ saja adalah jaringan komputer terbesar di dunia, dengan Internet kita bisa berhubungan antar jaringan komputer. Karena sifatnya berupa ruang yang mirip dengan dunia kita sehari-hari, maka Internet biasa kita sebut dengan ruang maya (cyberspace). Melalui internet kita dapat melakukan banyak hal, di antaranya:

  • Melakukan pertukaran teks dan berbagai pesan dengan berjuta manusia dalam bisnis, akademi, pemerintahan dan organisasi lain dalam lebih lima puluh negara.
  • Mengakses suatu perangkat lunak, dokumen (seni, politik, kebudayaan), gambar, peta cuaca, katalog perpustakaan dan berbagai informasi dari beberapa tempat di seluruh dunia.
  • Melakukan komunikasi dan pertukaran sumber daya atau mendapatkan sumber daya untuk bersama-sama bekerjasama dalam satu kantor atau berbeda benua, untuk tujuan yang sama.

Komunikasi dan teknologi informasi yang mendukung terciptanya komunikasi Superhighway menjadikan dunia menjadi Global
Village, tentunya membuat terbentuknya penyesuaian berbagai kehidupan dalam bermasyarakat baik itu pendidikan, politik, ekonomi, sosial budaya dan bahkan pertahanan keamanan.

1.     Internet dan Pendidikan

Pada mulanya internet beredar di kalangan akademis yang gemar mengirimkan elektronic mail untuk berkirim file dan kabar dalam masyarakat mulai berkembang awal tahun sembilan puluhan.

Di Indonesia sendiri, internet telah dipelopori oleh Universitas Indonesia tahun 1986. Februari tahun 1995 Departemen Pendidikan Amerika Serikat (US. Department of Education) melaporkan bahwa sepertiga masyarakat komputer di Amerika Serikat mempunyai akses untuk masuk dalam jaringan internet dan lebih dari 70 % memiliki pemancar TV pendidikan dalam sekolah, belum lagi AT&T Foundation telah memberikan tiga ratus ribu dolar Amerika kepada Pennsylvania State University untuk mengembangkan belajar jarak jauh dengan presentasi interaktif komputer.

Perkembangan teknologi komputer dan komunikasi sedemikian pesatnya sehingga membawa dampak positif dalam dunia pendidikan. Baru-baru ini dua proyek Internet mahasiswa pada Taipei American School di Taiwan dapat berdiskusi dengan jaringan online dengan rekan dari University di Texas dalam menjelajahi seluk beluk kejayaan suku Maya dalam menaklukan musuhnya di Amerika Latin dengan membawa transponder satelit dan kamera.

Dengan adanya Internet para calon mahasiswa dapat mencari pengumuman dana beasiswa dan pinjaman untuk kuliah dari berbagai universitas di luar negeri, bahkan materi satuan kredit semesterpun dari setiap ajaran kuliah dapat dilihat mulai dari universitas kurang ternama sampai universitas ternama seperti Harvard ataupun MIT. Materi-materi kuliahpun sudah mulai dijadikan bentuk teks, dan masuk dalam jaringan universitas, mahasiswa yang berhalangan hadir tinggal mengakses materi kuliah untuk belajar sendiri.

Di Indonesia pun cara ini sudah mulai dirintis oleh universitas-universitas terkemuka negeri ini. Banyak peneliti dan mahasiswa Indonesia memanfaatkan jaringan ini untuk sumber informasi penelitian dan tugas akhir mereka. Mereka bisa berkonsultasi dengan guru besar ternama di negara lain dengan e-mail lebih leluasa, karena biayanya murah karena pulsa yang digunakan pulsa lokal, tak perlu sambungan internasional.

Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on September 22, 2010 in Kuliah

 

Tags: , ,

Pembelajaran Kontekstual

A. Latar belakang
Ada kecenderungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan memgetahuinya. Pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi menggingat jangka pendek tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan jangka panjang
Pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning /CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlansung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil
Dalam kelas kontektual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Maksudnya, guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Sesuatu yang baru datang dari menemukan sendiri bukan dari apa kata guru.Begitulah peran guru di kelas yang dikelola dengan pendekatan kontekstual
Pendekatan Kontekstual
Beberapa pendapat tentang konstektual dikemukakan oleh :
1. Nurhadi (2002, h. 5) mengemukakan, “Pembelajaran konstektual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran efektif, yakni konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, permodelan dan penilaian sebenarnya”.
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 15, 2010 in Kuliah

 

Tags: , , , ,

Pengelolaan Kurikulum

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pengelolaan dan kurikulum dua hal yang berbeda. Pengelolaan merupakan upaya menata sumber daya agar organisasi terwujud secara produktif. Sedangkan kurikulum berkaitan dengan sesuatu yang dijadikan pedoman dalam segala kegiatan pendidikan yang dilakukan, termasuk kegiatan kegiatan belajar mengajar di kelas. Karena itu, pengelolaan merupakan kegiatan engineering yaitu kegiatan to produce, to implement and to appraise the effectiveness of the curriculum.
Kurikulum yang dibuat oleh Pemerintah Pusat adalah kurikulum standar yang berlaku secara nasional. Padahal kondisi sekolah pada umumnya sangat beragam. Oleh karena itu, dalam implementasinya, sekolah dapat mengembangkan (memperdalam, memperkaya, dan memodifikasi), namun tidak boleh mengurangi isi kurikulum yang berlaku secara nasional. Sekolah dibolehkan memperdalam kurikulum, artinya, apa yang diajarkan boleh dipertajam dengan aplikasi yang bervariasi. Sekolah juga dibolehkan memperkaya apa yang diajarkan, artinya apa yang diajarkan boleh diperluas dari yang harus, dan seharusnya, dan yang dapat diajarkan. Demikian juga, sekolah dibolehkan memodifikasi kurikulum, artinya apa yang diajarkan boleh dikembangkan agar lebih kontekstual dan selaras dengan karakteristik peserta didik.
Pengelolaan Kurikulum harus diarahkan agar proses pembelajaran berjalan dengan baik, dengan tolok ukur pencapaian tujuan oleh siswa. Jadi bagaimana strateginya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Perubahan kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK) merupakan salah satu usaha peningkatan mutu pendidikan,dan ini sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Bank Dunia(Depdiknas, 2003). Kurikulum berbasis kompetensi lebih menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performan tertentu. KBK mencakup sejumlah kompetensi dan seperangkat tujuan pembelajaran yang pencapaiannya berupa perilaku atau ketrampilan peserta didik se-bagai suatu kriteria pembelajaran.
Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on August 8, 2010 in Kuliah

 

Tags: , , , , , , , ,

Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, Taktik, dan Model Pembelajaran

Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, Taktik, dan Model Pembelajaran

Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. Istilah-istilah tersebut adalah: (1) pendekatan pembelajaran, (2) strategi pembelajaran, (3) metode pembelajaran; (4) teknik pembelajaran; (5) taktik pembelajaran; dan (6) model pembelajaran. Berikut ini akan dipaparkan istilah-istilah tersebut, dengan harapan dapat memberikan kejelasaan tentang penggunaan istilah tersebut.

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).

Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun, 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha, yaitu : Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on August 6, 2010 in Kuliah

 

Tags: , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,354 other followers