Bahaya, Tidur Dengan Lampu Menyala


Hai kawan jangan takut, jangan resah
Bila lampu kamar mulai dipadamkan
Ku ‘kan s’lalu menyanyikan lagu ini
Hingga nanti kau tidur bers’limut mimpi

Jangan lupa esok kita punya janji
S’makin cepat kita tidur
S’makin cepat kita bertemu kembali

Berdoalah sebelum kita tidur
Jangan lupa cuci kaki tanganmu
Jangan lupa doakan mama papa kita

Jangan takut akan gelap
Kar’na gelap melindungi diri kita dari kelelahan

Kalian pasti tidak asing lagi kan dengan lirik lagu tasya feat duta yang berjudul jangan takut akan gelap. Lagu tersebut benar, bahwa kita jangan takut akan gelap, karena gelap melindungi diri kita dari kelelahan, tapi tahukah kalian semua, ahwa gelap juga melindungi diri kita dari bahaya terserang kanker.

Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan, dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukemia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.

Sumber : http://apakabardunia.com

5 thoughts on “Bahaya, Tidur Dengan Lampu Menyala

    • iya betul sekali, tidur dalam keadaan gelap memang sangat bermanfaat buat tubuh, sehingga otak benar-benar rileks dan saat terbangun di pagi hari, otak sudah siap untuk bekerja secara maksimal😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s