Dunia tak selebar daun kelor kawan..


Dahulu, saat sempit pikirku.
Saat hilang rasaku.
Aku berpikir dunia tak ada lagi untukku.

Dahulu, saat ku jatuh terluka. Berlarut dalam kecewa. Kupikir bahagia tak kan lagi kurasa.

Dahulu, saat aku hanya ingin diam membisu. Diam mematung dalam sudut pilu. Kupikir ini akhir ceritaku.

Saat ini, saat smua mataku terbuka. Saat diriku berkaca. Kutemukan cerita baru yg penuh warna.

Saat ini, tak ada lagy sudut sepi yg membungkam tanpa nyali. Berdiam tanpa mau berlari. Dan bernyanyi dalam sepi.

Kutemukan cerita baru, tentang aku dan kawan-kawanku, tentang orang di sekitarku, tentang mereka yang menyayangiku. Mereka yang buat aku berkaca, mereka buatku tertawa, mereka buatku bahagia. Dan mereka membuatku sadar akan satu hal, bahwa dunia tak selebar daun kelor.

Aku percaya, bahwa kebahagiaan itu ada. Dan aku percaya, bahwa kebahagiaan itu akan datang saat kita terbuka pada dunia. Saat kita bilang pada dunia, bahwa aku ada untuk bahagia. Dan segala hal yg ada di dunia ini, sudah diatur oleh pemiliknya, Sang Maha Pencipta, Sang Maha Kuasa, Sang Illahi Rabbi.

Kebahagiaan itu sebenarnya tak perlu dicari, mensyukuri segala sesuatu yg kita miliki adalah inti dari kebahagiaan yg sejati.

3 thoughts on “Dunia tak selebar daun kelor kawan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s