Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA “It’s About Us : Air Untuk Masa Depan”


Air adalah sumber kehidupan utama bagi seluruh makhluk hidup di dunia, tak hanya untuk manusia, hewan, tumbuhan, bahkan mikroba pun membutuhkan air untuk keberlangsungan kehidupannya. Tanpa adanya air takkan ada lagi yang namanya kehidupan, takkan ada kesejahteraan, dan tak akan ada kemakmuran. Air adalah kesempatan bagi seluruh makhluk hidup untuk dapat meneruskan hidupnya, menjalankan hari-harinya, dan meneruskan cita-citanya. Air adalah berkah terindah, yang terkadang jarang sekali untuk diingat, jarang untuk disyukuri, dan terasa lumrah saja untuk dinikmati.

Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. (sumber: Wikipedia)

Seperti yang telah kita ketahui, global warming telah melanda bumi kita sehingga jumlah air semakin menipis, lalu bagaimana dengan kelanjutan kehidupan di dunia ini jika tanpa air? Hal itu lah yang harus menjadi perhatian kita sepenuhnya. Tak cukup hanya perhatian tetapi juga membutuhkan pelaksanaan yang pasti. Serta tak cukup hanya dari diri sendiri, tetapi juga menuntut kepedulian dari orang di seluruh dunia.

“Save Water Now”


Air Untuk Masa Depan

Masa depan kita tidak akan terjadi, seandainya di bumi ini sudah tidak ada kehidupan lagi. Air sebagai unsur terpenting dalam kehidupan kita, sudah pasti dibutuhkan. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus peduli terhadap keberadaan air di dunia. Saat ini, sudah banyak daerah di berbagai belahan dunia yang mengalami kekeringan. Sehingga bukanlah hal yang tidak mungkin jika suatu saat daerah tempat tinggal kita pun mengalami kondisi yang sama dengan daerah-daerah sebelumnya. Nah, oleh sebab itu sejak saat ini, kita harus mulai melakukan penghematan terhadap penggunaan air. Berikut ini ada 9 tips yang dapat dilakukan untuk melakukan penghematan air :

  1. Menutup Kran Air Sewaktu Menyikat Gigi

    Banyak orang yang melakukan kegiatan menyikat gigi dengan menggunakan westafel dan pada saat aktivitas itu berlangsung, mereka sering kali membiarkan kran air dalam keadaan terbuka karena menganggap bahwa pekerjaan menyikat gigi merupakan pekerjaan yang akan diselesaikan dengan cepat. Tanpa mereka sadari, bahwa kegiatan yang mereka lakukan itu telah membuang berliter-liter air secara percuma. Tips untuk yang memiliki kebiasaan seperti di atas, jangan lupa untuk selalu menutup kran saat kita menyikat gigi atau gunakanlah segelas kecil air untuk menghemat penggunaan air yang digunakan saaat menyikt gigi.

  2. Selalu Bawalah Air Sendiri

    Membeli air kemasan, merupakan langkah praktis yang ditempuh saat kita mengalami kehausan ketika sedang berpergian. Tapi tahukah Anda jika setiap 7 liter air baru bisa menghasilkan 1 liter air kemasan. Oleh karena itu, sangatlah disarankan untuk kita yang sering berpergian agar membawa botol air dalam setiap perjalanan kita.

  3. Menggunakan Perangkat Pengatur Arus Kran

    Hal ini mungkin terlihat baru bagi kita semua, tapi hal ini cukup membantu bagi kita yang memiliki hobi mencuci piring dengan menggunakan kran ataupun mencuci mobil dengan menggunakan selang yang terhubung langsung ke kran air. Kebutuhan air di dalam ruang, 15% diantaranya berasal dari air kran, tetapi kita sering membuka air dengan bukaan terlalu besar, tanpa dirasa telah memboroskan volume air sebanyak 2 kali lipat. Asalkan mau mengeluarkan US$ 1-2 (Rp 10.000 – 20.000), pasanglah pengatur arus kran pada setiap kran, maka dapat mengatasi hal ini dengan enteng.

  4. Pasang Shower Hemat Air

    Shower hemat air bisa membantu Anda berhemat kebutuhan air sebanyak 2 kali lipat (dibandingkan dengan penggunaan bathtub) ataupun dengan penggunaan gayung.

  5. Siram Tanaman  pada Pagi atau Sore Hari

    Menyiram tanaman pada tengah hari merupakan tindakan yang tidak efektif karena sebanyak 14% air tak sanggup diserap tanaman karena penguapan. Berbeda halnya jika menyiram tanaman pada pagi atau sore hari, karena jumlah air yang disiram akan diserap secara maksimal oleh tanaman.

  6. Gunakan Selang Jangan Penyemprot Otomatis

    Menurut estimasi, air yang dipakai untuk menyiram rerumputan rumah mencapai 25 ribu gallon, melebihi pemakaian kebutuhan air di dalam ruang sebanyak 2 kali lipat. Anda boleh memiliki pilihan yang lebih cerdas yakni menggunakan slang untuk menyiram rumput. Hal ini bisa membantu Anda berhemat air, minimal separuh.

  7. Setiap Minggu Minimal Bervegetarian Satu Kali

    Padi-padian yang dipergunakan untuk memelihara ternak membutuhkan sejumlah besar air untuk irigasi, barulah pada proses akhirnya menghasilkan hamburger.

    Setiap minggu asalkan di dalam piring Anda dihapuskan daging sapi sebanyak 4 ons, digantikan dengan makanan vegetarian, maka bisa membantu bumi untuk berhemat air sebanyak 3.000 galon.

  8. Gunakan Produk Kertas Daur Ulang

    Proses pembuatan produk kertas daur ulang murni menggunakan air lebih hemat dibanding proses pembuatan produk kertas biasa. Jika ada yang menggunakan pemakaian tisu rol setiap minggunya melebihi 4 rol, memilih produk kertas daur ulang bisa menghemat biaya sumber daya air cukup banyak.

  9. Redisain Mesin Cuci Piring di Rumah

    Sedikit tidak terlihat biasa untuk masyarakat di Indonesia, tapi sudah menjadi hal yang umum di luar negeri ketika mereka menggunakan mesin pencuci piring saat mencuci piring. Bagi Anda yang menggunakan mesin cuci piring sebagai alat bantu pekerjaan rumah tangga Anda, sebaiknya mempergunakan setting yang lebih rendah satu tingkat di bawah level standar,piring Anda tetap tercuci dengan bersih bersamaan itu bisa berhemat penggunaan air sebesar 55%.

 

“Jaga bumi dan air kita untuk masa depan yang lebih indah.”

Kompetisi Kompas

3 thoughts on “Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA “It’s About Us : Air Untuk Masa Depan”

  1. tulisanku tak sebagus ini, tentang lahirnya seorang pangeran tak bertahta ( putra petamaku ), kalo ada yang sudi menjadi pemberi masukan agar tulisanku bisa terarah dengan aturan benar, silahkan disini.
    untuk admin blog ini, izinkanlah aku berkembang. terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s